← Semua proyek
Riset
Pemetaan Sawah, Fase Tumbuh Padi & Kinerja Irigasi dari Radar Sentinel-1
Peta sawah seluruh Pulau Jawa (±3 juta ha), fase tumbuh padi setiap 12 hari, dan indeks kinerja irigasi per petak tersier, semuanya dari citra radar Sentinel-1 yang gratis dan tembus awan.
- sawah terpetakan
- 3,01 jt ha
- AUC model deteksi sawah
- 89,6%
- periode pemantauan per tahun
- 31
- petak tersier dinilai kinerjanya
- 653

Tantangan
Pulau Jawa menghasilkan sebagian besar beras Indonesia, tetapi awan menutupi citra satelit optik hampir sepanjang musim tanam. Survei lapangan tidak mungkin menjangkau jutaan hektare sawah, dan pengelola irigasi perlu tahu apakah air benar-benar sampai ke setiap petak.
Pendekatan
- Data radar: deret waktu polarisasi VH dari ±1.000 citra Sentinel-1 untuk seluruh Jawa. Radar menembus awan dan merekam pola khas padi dari genangan hingga panen.
- Peta sawah: fitur fenologi, jaringan saraf dengan penyeimbangan kelas SMOTE, dan konsensus dua tahun untuk menyaring salah deteksi.
- Fase tumbuh & indeks pertanaman: model deret waktu yang memperbarui fase padi setiap periode 12 hari dan menghitung berapa kali sawah ditanami per tahun (1×/2×/3×).
- Kinerja irigasi: neraca air yang menggabungkan Sentinel-1, Sentinel-2/Landsat, curah hujan CHIRPS, dan evapotranspirasi untuk menghitung indeks kecukupan (SI), keseragaman (CU), dan keandalan (RI) per petak tersier.
Hasil
- Peta sawah konsensus 3,01 juta ha, dengan 2,28 juta ha sawah aktif pada musim tanam 2024/25.
- Peta fase tumbuh padi seluruh Jawa yang diperbarui setiap 12 hari, ditambah peta indeks pertanaman.
- Di DI Klambu (MT 2023/24), 653 petak tersier dinilai dengan rata-rata SI 0,83, CU 0,94, dan RI 0,98.
- Seluruh metode dikemas sebagai tutorial terbuka yang dapat dijalankan ulang di laptop tanpa GPU.
Foto
Punya proyek serupa?
Ceritakan kebutuhan Anda — kami bantu dari survei lapangan, analisis, hingga pelatihan tim Anda.



